MAROS/PANGKEP – MAKO KORPASGAT. Hingga hari ke-7 Prajurit Korpasgat dari Batalyon Parako 473 Pasgat terlibat aktif dalam Operasi SAR pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport Registrasi PK-THT yang hilang kontak di kawasan Gunung Bulusaraung, Maros/Pangkep. Jumat (23/1/2026).
Pada hari ke-7 operasi, Yonko 473 Pasgat mengerahkan personel SAR darat dan SAR udara untuk mendukung pencarian, evakuasi korban, serta distribusi logistik di medan ekstrem. Hingga pukul 09.00 WITA, seluruh korban berjumlah 10 orang telah berhasil ditemukan. Prajurit Pasgat melaksanakan evakuasi korban menggunakan metode hoist dari puncak dan lereng gunung menuju Base Ops Lanud Hasanuddin. Kondisi cuaca di lokasi terpantau tenang dan mendukung kelancaran evakuasi udara.
Selain itu, Tim SAR Udara Yon Parako 473 Pasgat yang dipimpin Letda Pas Hepi Eka Saputra berhasil menemukan 1 (satu) unit Box Monitor Camera milik pesawat ATR 42-500 PK-THT saat melaksanakan penyisiran dari Kampung Lampose menuju Puncak Gunung Bulusaraung.
Sebanyak tujuh jenazah yang berhasil ditemukan pada hari ke-7 telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses identifikasi. Selanjutnya, jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing sesuai prosedur yang berlaku.
Korpasgat bersama Tim SAR Gabungan terus berkomitmen melaksanakan operasi secara profesional, aman, dan terkoordinasi hingga seluruh rangkaian misi kemanusiaan ini tuntas.





































