Bandung — Mako Korpasgat. Personel Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI AU terus melaksanakan tugas pencarian serta pertolongan (SAR) korban bencana tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Operasi SAR memasuki hari ke-8, Sabtu (31/1/2026).
Berdasarkan laporan terkini total jumlah korban terdampak bencana tanah longsor mencapai 158 jiwa, dengan rincian 78 orang selamat, 68 korban meniggal telah ditemukan, dan 12 korban masih dalam proses pencarian. Dari jumlah tersebut, 52 korban telah berhasil diidentifikasi, sementara 16 korban masih menunggu proses identifikasi oleh Tim DVI Polri.
Pada hari ke-8 operasi SAR, tim gabungan kembali menemukan 8 korban di beberapa sektor pencarian, yaitu Worksite A1, A2, A3, dan B2. Penemuan tersebut berlangsung secara bertahap sejak pagi hingga sore hari, menandakan bahwa upaya pencarian masih terus membuahkan hasil meskipun dihadapkan pada medan yang berat dan kondisi tanah yang labil, serta cuaca yang kurang kondusif.
Seluruh korban meninggal dunia dievakuasi ke Puskesmas Pasirlangu untuk dilakukan proses identifikasi oleh Tim DVI Polri sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara itu, korban selamat saat ini terpusat dan mendapatkan penanganan serta pendampingan di Kantor Desa Pasirlangu.
Dalam operasi ini, Korpasgat mengerahkan 125 personel yang tergabung dalam tim SAR gabungan bersama Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta ratusan relawan dari berbagai unsur. Personel Korpasgat melaksanakan tugas SAR di Sektor A2 dan A3, yang merupakan salah satu area dengan tingkat kesulitan tinggi dengan kontur curam dan material longsoran yang tebal.
Operasi SAR didukung oleh peralatan SAR modern, antara lain helikopter TNI AU dan TNI AL, drone UAV thermal, alat berat excavator, kendaraan rescue, perlengkapan komunikasi, serta anjing pelacak (K-9). Dukungan ini menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pencarian korban di area longsor yang membentang sejauh kurang lebih 2 kilometer dari titik atas hingga bawah.
Hingga saat ini, Korpasgat bersama seluruh unsur SAR gabungan tetap berkomitmen melanjutkan pencarian secara maksimal, dengan mengutamakan keselamatan personel. Koordinasi lintas instansi tetap dilaksanakan demi kemanusiaan.penkorpasgat






































