Penyucian Tunggul Satuan, Momentum Transformasi Yonko 464 Menjadi Yon Parako 472 Pasgat

Penyucian Tunggul Satuan, Momentum Transformasi Yonko 464 Menjadi Yon Parako 472 Pasgat

Malang — Yon Parako 472 Pasgat. Batalyon Para Komando 472 Pasgat melaksanakan upacara tradisi penggantian dan penyucian Tunggul Satuan, di Markas Batalyon Para Komando 472 Pasgat Malang. Rabu (19/2/2026).

Prosesi yang berlangsung khidmat ini menandai perubahan identitas resmi dari Batalyon Komando 464 Korpasgat “Nanggala” menjadi Batalyon Para Komando 472 Pasgat “Nanggala” bagian dari transformasi organisasi dan penguatan jati diri satuan.

Upacara dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Para Komando 472 Pasgat Letkol Pas Riwan Sugiyono, M.Han., serta diikuti seluruh prajurit Batalyon Para Komando 472 Pasgat yang berada di home base. Tradisi diawali dengan penyucian dan pelepasan tunggul lama sebagai bentuk penghormatan atas sejarah panjang, jasa, dan pengabdian satuan, kemudian dilanjutkan dengan penggantian tunggul baru yang melambangkan babak baru pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dalam amanatnya, Danyon Parako 472 Pasgat menegaskan bahwa pergantian tunggul bukan sekadar seremonial, melainkan memiliki makna filosofis mendalam sebagai transformasi semangat, kehormatan, serta jati diri prajurit. Tunggul Satuan merupakan lambang kehormatan, jiwa korsa, dan harga diri yang mencerminkan kesiapan satuan dalam melaksanakan setiap tugas di berbagai medan penugasan.

Di akhir kegiatan dilaksanakan persemayaman tunggul lama dan baru di ruang Komandan Batalyon. Nama “Nanggala” tetap dipertahankan sebagai identitas kebanggaan satuan yang melambangkan kekuatan, ketajaman, serta kesetiaan mutlak kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.