Pontianak — Yon Parako 466 Pasgat. Prajurit Yon Parako 466 Pasgat Brajamusti mengikuti latihan Emergency Response Plan (ERP) dalam rangka menjaga keselamatan penerbangan dan operasional pangkalan yang dilaksanakan di Military Apron Lanud Supadio, Kubu Raya, Kamis (26/02/2026).
Latihan ini melibatkan seluruh unsur terkait, mulai dari tim pemadam kebakaran, tim medis RSPAU dr. Mohammad Sutomo, unsur keamanan Lanud Supadio, hingga prajurit Yon Parako 466 Pasgat Brajamusti. Kegiatan ini dirancang sebagai simulasi penanganan keadaan darurat apabila terjadi kecelakaan pesawat udara.
Komandan Lanud Supadio, Marsekal Pertama TNI Sidik Setiyono, S.E., M.Han., dalam keterangannya menyampaikan bahwa latihan ini merupakan salah satu bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi insiden penerbangan yang dapat terjadi kapan saja.
“Keselamatan bukan hanya slogan, melainkan sebuah tanggung jawab dan budaya kerja. Melalui latihan ini, kita memastikan seluruh prajurit memahami prosedur, meningkatkan koordinasi antarsatuan, serta mampu bergerak cepat dan tepat dalam setiap situasi darurat.”
Dengan diselenggarakannya latihan ini, prajurit yang terlibat diharapkan semakin profesional, solid, dan memiliki tingkat kesiapan optimal dalam mendukung keselamatan penerbangan militer di wilayah Kalimantan Barat.





































