Bandung — Mako Korpasgat. Personel Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara terus terlibat aktif dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hingga hari ke-10 operasi, Senin (2/2/2026).
Upaya pencarian korban masih terus dilaksanakan secara intensif oleh tim SAR gabungan.Dalam operasi kemanusiaan tersebut, unsur SAR Korpasgat dipimpin oleh Kapten Pas Budiono, yang mengoordinasikan langsung pengerahan personel Korpasgat di sektor-sektor pencarian prioritas, serta memastikan pelaksanaan tugas berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.
Sejak awal kejadian, prajurit Korpasgat bergabung bersama unsur Basarnas, TNI lain, Polri, BNPB, BPBD, serta relawan, melaksanakan pencarian korban tertimbun material longsor berupa tanah, bebatuan, dan lumpur di medan yang berat serta berpotensi longsor susulan.
Pada hari ke-10 pencarian, Tim SAR gabungan menemukan 6 korban, dengan rincian 1 bodypack di Worksite A2, 1 bodypack di Worksite A3, serta 4 bodypack di Worksite B2. Seluruh korban yang ditemukan selanjutnya dievakuasi dan diserahkan kepada tim DVI Polri untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Secara keseluruhan, total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 83 bodypack. Sebanyak 61 korban telah teridentifikasi, sementara 15 korban lainnya masih dalam proses identifikasi.
Personel Korpasgat melaksanakan penyisiran, penggalian material longsor, pengamanan area rawan, serta membantu percepatan evakuasi korban dengan mengedepankan keselamatan, koordinasi lintas instansi, dan prosedur yang berlaku.
Keterlibatan Korpasgat dalam operasi kemanusiaan ini merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Udara, khususnya Korpasgat, untuk selalu hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat bencana.penkorpasgat







































