Bandung — Detasemen Matra 1 Pasgat melaksanakan Manuver Lapangan Latihan Satuan bertajuk “Nagapasa Caksana” yang dikombinasikan dengan Latihan Matra I Wing Udara I TA 2026 sebagai bagian dari upaya mengasah sekaligus mengintegrasikan kemampuan tempur matra udara. Kegiatan berlangsung di Lanud Sulaiman, Bandung, Rabu (25/2/2026).
Skenario latihan diawali dengan infiltrasi udara oleh Tim Pengendali Tempur melalui metode High Altitude High Opening (HAHO) pada malam hari. Setelah melaksanakan penerjunan, tim melanjutkan misi penyusupan ke wilayah musuh serta melakukan observasi terhadap drop zone (DZ).
Pada pagi hari, Tim Pengendali Tempur (Dalpur) melaksanakan pengendalian penerjunan Batalyon Satuan Tempur (Satpur) dan Tim Pengendali Pangkalan (Dallan) dengan misi merebut serta mengendalikan pangkalan udara. Operasi dilanjutkan dengan penerjunan bekal ulang menggunakan metode Container Delivery System (CDS) dan Helly Box guna mendukung keberlanjutan operasi di daerah sasaran.
Komandan Detasemen Matra 1 Pasgat, Letkol Pas Fajrun Shodiq, memantau langsung jalannya latihan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar mengasah kemampuan teknis dan taktis prajurit, tetapi juga menguji efektivitas koordinasi serta prosedur komando dan kendali dalam skenario operasi matra udara terpadu.
“Latihan ini menjadi bukti kesiapan Detasemen Matra 1 Pasgat dalam melaksanakan tugas operasi udara, sekaligus memperkuat kemampuan integrasi antarunsur dalam satu komando,” ujarnya.
Manuver Lapangan “Nagapasa Caksana” diharapkan semakin meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, serta interoperabilitas prajurit dalam menghadapi dinamika tugas operasi ke depan.





































