Pen Yon Parako 472 Pasgat Nanggala. Malang,(5/6/2026). Suasana tenang di Apron VIP/400 Lanud Abdulrachman Saleh mendadak berubah menjadi zona operasi taktis yang tegang. Sekelompok prajurit dari Batalyon Para Komando 472 Pasgat Nanggala bergerak cepat dengan presisi tinggi guna menatralisir ancaman bom yang di skenariokan mengancam keamanan pangkalan udara strategis tersebut.
Aksi tersebut merupakan bagian dari skenario Latihan Kesiagaan II KODAU II ” Sikatan Daya ” TA 2026, latihan ini dirancang untuk menguji kecepatan rekasi, koordinasi antar unsur dan kemampuan teknis prajurit dalam menghadapi kontingensi terorisme dan sabotase di objek vital nasional.
Latihan yang bertajuk “KODAU II Beserta Satuan Jajaran Melaksanakan Dukungan Operasi Udara Pengamanan Alki II di Wilayah KODAU II Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI ” ini didisaksikan oleh Kaskodau II Marsma TNI Hermawan Widhianto, S.E., M.M., Danlanud Abdulrachman Saleh serta para pejabat Lanud maupun Insub.
Dalam simulasi tersebut, Yon Parako 472 tidak hanya mengandalkan kemampuan infanteri komando, tetapi juga mengerahkan kendaraan taktis untuk melakukan blokade dan perlindungan area(perimeter), rantis tersebut meluncur cepat menuju Apron VIP untuk memberikan perlindungan bagi tim penjinak bahan peledak dan unit pengamanan area, sinergi antara manuver kendaraan tempur dan gerak infanteri menjadi kunci keberhasilan netralisasi ancaman dalam waktu kurang dari 15 menit.
Di sesi lain Komandan Batalyon Para Komando 472 Pasgat Letkol Pas Riwan Sugiyono, M.Han melalui Wadanyon Parako 472 Kapten Pas Rico Falcon Kurniawan., S.T.Han menyampaikan, apresiasi tinggi bagi seluruh prajurit yang terlibat, beliau menekankan bahwa latihan bukan sekedar rutinitas, melainkan cermin dari jati diri prajurit Pasgat, selain itu juga merupakan ajang pembuktian kesiapan mental dan fisik prajurit Nanggala di tengah dinamika global yang semakin kompleks, prajurit Parako harus memiliki insting tempur yang tajam, ancaman sabotase seperti teror bom menuntut kita untuk bertindak tenang namun mematikan, jangan pernah ada keraguan di lapangan, setiap detik yang kalian ambil adalah keselamatan bagi pangkalan dan negara, latihan ini membuktikan bahwa Yon Parako 472 Pasgat Nanggala selalu dalam kondisi combat-ready kapanpun negara memanggil, tegasnya.
Usai rangkaian latihan terlaksana semua dengan aman dan lancar, kegiatan diakhiri dengan pengantaran Pangkodau II Marsda TNI M. Untung Suropati, S.E., beserta rombongan di VIP room/400 Lanud Abdulrachman Saleh, dimana Wadanyon Parako 472 turut hadir mewakili Komandan Batalyon Para Komando 472 Pasgat.







































