Kaskorpasgat Hadiri Pembukaan World Boomerang Championship 2026

Kaskorpasgat Hadiri Pembukaan World Boomerang Championship 2026

Bandung – Mako Korpasgat. Kepala Staf Korps Pasukan Gerak Cepat (Kaskorpasgat) Marsda TNI Anis Nurwahyudi menghadiri acara pembukaan World Boomerang Championship (WBC) 2026 yang digelar di Shelter Aeromodelling Lanud Sulaiman, Kabupaten Bandung, Senin (27/07/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna, Kepala Pusat Teritorial TNI Angkatan Udara (Kapusterau) yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Federasi Aero Sport Indonesia (PB FASI) Marsma TNI Ignatius Wahyu Anggono, S.E., M.M., Komandan Lanud (Danlanud) Sulaiman Marsma TNI Eko Sujatmiko, M.M., Ketua KORMI Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Permanawati, serta para atlet, ofisial, dan delegasi dari berbagai negara.

Penyelenggaraan World Boomerang Championship 2026 menjadi catatan bersejarah karena untuk pertama kalinya kejuaraan dunia boomerang diselenggarakan di Indonesia. Sebanyak 120 atlet dari 12 negara ambil bagian dalam ajang tersebut, yaitu Indonesia, Australia, Jepang, India, Singapura, Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Jerman, Prancis, Inggris, dan Swiss.

Dalam sambutannya, Kapusterau Marsma TNI Ignatius Wahyu Anggono menyampaikan bahwa penyelenggaraan WBC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkenalkan Indonesia, khususnya Kabupaten Bandung, kepada masyarakat internasional melalui olahraga dirgantara. Sekaligus menunjukkan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga bertaraf dunia.

Sementara itu, Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh suksesnya penyelenggaraan WBC 2026 melalui sinergi dengan Lanud Sulaiman. Termasuk penyediaan sarana dan prasarana agar seluruh rangkaian kejuaraan berlangsung aman, nyaman, serta memberikan pengalaman terbaik bagi para peserta maupun tamu mancanegara.

Kejuaraan World Boomerang Championship 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 5 Agustus 2026. Selama pelaksanaan, para atlet akan berkompetisi pada tujuh nomor individu dan tujuh nomor beregu. Melalui ajang internasional ini diharapkan lahir para juara dunia sekaligus semakin memperkuat citra Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah berbagai event olahraga berskala internasional, yang berdampak positif terhadap sektor pariwisata serta pertumbuhan ekonomi daerah.penkorpasgat